1

Sabtu, 17 Maret 2012

Pasien Tersangka Aborsi Cilacap Tes DNA Saat ini, sudah ada enam tersangka kasus aborsi ini. Salah satu tersangka yakni dokter RD.


Polres Cilacap hari ini memeriksa tersangka kasus aborsi yang juga seorang pasien aborsi dokter RD. Pasien aborsi yang sudah tersangka ini akan diambil darahnya dan tes DNA. 



"Pemeriksaan akan dilakukan di RSUD Cilacap," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Cilacap, Ajun Komisaris Polisi Guntur Saputro 


Menurut Guntur, memang dari enam tersangka itu salah satunya adalah seorang pasien dokter RD. Pemeriksaan pasien aborsi dan tes DNA ini untuk menguatkan bukti bahwa praktik aborsi yang berlangsung di Jalan Gatot Subroto, Kota Cilacap itu.

Saat ini, sudah ada enam tersangka kasus aborsi ini. Para tersangka itu yakni dokter RD, 1 pasien aborsi, 1 orang yang membiayai aborsi, dan tiga orang pengantar. "Kemungkinan tersangka akan bertambah," kata Guntur.

Dari penelusuran kepolisian, sejak Januari sampai Maret 2012 sudah terdaftar 500 pasien aborsi yang menggunakan jasa dokter RD. Polisi yakin, barang bukti sisa-sisa janin hasil aborsi yang ditemukan selama dua hari penggeledahan kemarin akan terus bertambah.

Dari penggeledahan di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang sungguh mengejutkan. Hasil temuan polisi selama dua hari menggeledah lokasi kejadian itu yakni 14 potongan organ tubuh, 1 botol potongan tangan, 1 botol tulang belakang, dan 1 lagi sisa kuretase.

"Sejauh ini bukti yang ditemukan sudah cukup untuk penuntutan. Namun polisi masih akan mengembangkan pencarian mengingat data pasien yang begitu besar," kata Guntur. (umi)



Lokasi Aborsi Cilacap

Jumat, 16 Maret 2012

Istri: Saya Kira Ki Daus Tua-tua Keladi "Tapi setelah tahu Aki nggak punya istri dan nggak punya anak, ya sudah."


Perbedaan usia yang cukup jauh di antara Ki Daus dan sang istri, Dewi Lestari tak membuat keduanya ragu melangkah ke jenjang pernikahan. Pemilik nama asli Dadang Usman ini resmi mempersunting Dewi yang usianya 35 tahun lebih muda pada 20 Januari 2011.
Sang istri, Dewi mengaku awalnya khawatir menjalin cinta dengan Ki Daus. Pasalnya, ia pernah disakiti oleh seorang lelaki sebelumnya.
"Awalnya juga disangkanya tua-tua keladi. Tapi setelah tahu Aki nggak punya istri dan nggakpunya anak, ya sudah. Asal jangan ada ikatan dengan yang lain," ujar Dewi saat ditemui di Studio Hanggar, Pancoran.
Perhatian yang ditunjukkan Ki Daus pun akhirnya membuat hati Dewi luluh. Ia mengaku merasa nyaman dengan Ki Daus.
"Pertamanya lewat SMS, telepon, dia perhatian, baik. Saya merasa nyaman, Akinya juga keliatan suka," kata Dewi.
Ki Daus sendiri menyatakan bahwa pernikahannya dengan Dewi adalah anugerah dalam hidupnya. Terlebih di usianya yang sudah tak muda lagi.
"Mana ada yang mau kalau dipikir secara logika. Tapi ini adalah anugerah. Cinta itu tidak memandang logika dan tidak mengenal batas usia," kata Ki Daus.

"Pernikahan Aa Gym Jangan Dijadikan Lelucon" Banyak orang ribut membicarakan siapa istri pertama Aa, dan siapa istri kedua.

Dai kondang Abdullah Gymnastiar resmi menikahi kembali istri pertamanya Teh Ninih secara kekeluargaan pada 14 Maret 2012 lalu. Pernikahan kembali Aa Gym dan Ninih Mutmainah itu pun membuat Ustadz Yusuf Mansyur angkat bicara.

Menurut Ustadz Yusuf Mansyur, sebaiknya pernikahan mereka jangan dijadikan lelucon. Dia mengatakan banyak orang ribut membicarakan siapa istri pertama Aa, dan siapa istri kedua. Ada juga yang berguyon istri pertama sekarang menjadi istri muda.

"Kadang-kadang saya lihat di Indonesia itu kalau ada sesuatu dijadikan candaan. Banyak orang sibuk membicarakan siapa yah bini kesatunya, siapa bini keduanya. Tidak penting banget itu," ujar Yusuf Mansyur di Jakarta.

Yusuf mengungkapkan yang penting setiap ada persoalan itu didoakan. Hendaknya peristiwa itu bisa dijadikan pelajaran. Dia berharap Aa Gym dan kedua istrinya dapat hidup rukun menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

"Aa Gym bilang ke saya, yang seperti ini jangan jadikan candaan. Karena ini sebenarnya urusan sangat privasi buat saya, saya berusaha adil untuk keduanya," kata Yusuf.

Ustadz Yusuf menyarankan bagi masyarakat yang mengetahui pemberitaan Aa Gym, bisa mengambil hikmahnya. "Sesulit apapun keadaan kalau kita terima dengan ikhlas, lalu legowo, dan ridho. Lihat aja normal kembali kan. Aa bisa tampil lagi di tv, dn akhirnya ini jadi pelajaran buat kita. Kalau kita kehilangan sesuatu. Tetap jalani hidup, karena nanti juga akan kembali lagi," ucapnya.

Jaksa Agung: Harta Dhana Rp440 Juta Lebih Namun Kejaksaan tidak pernah menyatakan harta pegawai pajak itu mencapai Rp60 miliar.

Jaksa Agung Basrief Arief menegaskan bahwa harta kekayaan milik tersangka kasus pajak Dhana Widyatmika bukan seperti yang disampaikan pengacaranya, yakni hanya Rp440 juta. Lalu berapa total harta Dhana? Jaksa Agung masih enggan membeber.

"Aset yang disita saja sudah lebih dari Rp440 juta," kata Basrief Arief di gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat 16 Maret 2012.

Aset mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang akan disita Kejaksaan di Bekasi bernilai Rp4,5 miliar. Meski demikian, aset dalam bentuk kavling tanah sebanyak 27 buah dan tanah tidak di kavling seluas 1,2 hektar senilai Rp4,5 miliar itu batal disita karena belum ada izin pengadilan.

Basrief kembali mengemukakan bahwa mereka tidak pernah menyatakan harta Dhana mencapai Rp60 miliar. "Berikan kesempatan kepada penyidik untuk menelusuri ini nanti pada saat finalnya kami sampaikan berapa jumlah sebenarnya," kata Basrief.

Basrief menambahkan, hingga kini penyidik belum menyimpulkan tersangka baru kasus Dhana. Namun demikian, Basrief menyebut kemungkinan itu selalu terbuka.

"Bisa saja itu terjadi nanti setelah disimpulkan oleh penyidik," kata dia. Hal baru dari penyidikan DW adalah terkait dengan masalah penelusuran aset baik melalui perbankan maupun jasa keuangan lainnya.

Selain itu, dari saksi-saksi baik itu menyangkut atasan Dhana maupun saksi-saksi lain. "Masih dilakukan pemeriksaan," ujar dia.

Basrief membantah Kejaksaan belum berani menyebut berapa total harta Dhana. Dia menegaskan saat ini mereka masih melanjutkan penelusuran aset. "Nanti kalau sudah final tentu kita sampaikan berapa jumlah keseluruhan," kata Basrief.

Sementara Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Andhi Nirwanto menyatakan calon-calon tersangka baru kasus Dhana belum ditentukan. Penyidik masih melakukan evaluasi atas keterangan dan hasil penyidikan yang diperoleh. "Ikuti saja perkembangannya," ujar Andhi. 

Jaksa Agung: Jaksa di KPK Ditarik Demi Karir Jaksa yang tadinya bekerja di KPK akan dipromosikan jadi Kajari atau jabatan lain.

 Jaksa Agung Basrief Arif menyatakan penarikan jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi tidak terkait dengan polemik internal lembaga tersebut. Basrief menyatakan penarikan itu untuk kepentingan organisasi dan karier yang bersangkutan.

"Kita perlukan (penarikan) itu. Kita promosikan, jadi biar kariernya terus meningkat," kata Basrief saat ditemui di Kejagung, Jakarta, Jumat 16 Maret 2012.

Barief mengemukakan penarikan personil kejaksaan baik di KPK maupun institusi lainnya adalah dalam rangka menempatkan seorang jaksa untuk diberikan tugas di institusi baru. Dia menjelaskan dalam Perja (Peraturan Jaksa Agung), ditetapkan selama-lamanya tiga lalu kemudian dapat diperpanjang apabila insitusi itu membutuhkan dan kejaksaan menyepakati itu.

"Khusus untuk KPK, dia sendiri menempatkan 1 periode itu adalah 4 tahun. Nah saya juga memerlukan peningkatan karier jaksa itu sendiri. Kalau yang kemarin saya tarik itu sudah 4 tahun lebih, ada yang 5 tahun bahkan 6 tahun," terangnya.

Basrief menambahkan penyidik yang dia tarik itu akan dipromosikan menjadi koordinator di lingkungan kejaksaan. Lalu kemudian, akan ditingkatkan menjadi Kajari dan jabatan-jabatan lebih tinggi lainnya.

"Jadi namanya tidak dikembalikan, tidak ditarik karena sesuatu. Ini semuanya untuk kepentingan karier mereka," katanya

Sudi: Pemulihan Ibu Negara Sangat Pesat Menurut Sudi Silalahi, Ani sudah bisa beranjak dari tempat tidur, dan bercerita.


Satu hari setelah menjalani operasi pengangkatan batu empedu, kondisi Ibu Negara Ani Yudhoyono berangsur membaik. Menurut Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Ani Yudhoyono sudah bisa beranjak dari tempat tidur, duduk-duduk dan bercerita.
"Kemajuan kondisi kesehatannya pesat," kata Sudi usai membesuk di RSPAD Gatot Subroto, Sabtu 17 Maret 2012.

Menurut Sudi, ketika dia dan istrinya membesuk, Ani tengah bersiap santap siang. Menunya apa? "Tentu sesuai nasihat dokter," kata Sudi.

Sudi membesuk Ani didampingi istrinya. Tiba sekitar pukul 11.45, dan ke luar dari ruang perawatan 11.55. Usai memberi keterangan Sudi meninggalkan rumah sakit dengan mobil dinasnya bernomor polisi B 1240 RFS.

Anggota Tim Dokter Kepresidenan Djoko Rahardjo mengatakan meski pagi ini Ani Yudhoyono sudah mulai menjalani aktivitas secara normal, namun dia belum bisa memutuskan kapan Ani Yudhoyono bisa pulang. "Nanti lainnya tanya sama dokter Aris saja," katanya. Kemungkinan, baru besok diputuskan kapan Ani diperbolehkan pulang.

Operasi terhadap Ani Yudhoyono dilaksanakan Jumat pagi, kemarin, dengan metode kolesistektomi lapariskopik. Ada 13 tenaga medis yang terlibat dalam operasi tersebut.

Ani Yudhoyono dirawat di ruang VVIP Unit Bedah Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta Pusat, sejak Kamis kemarin. Ia didiagnosa menderita radang kandung empedu dan harus menjalani operasi pengangkatan batu dari kandung empedu.

Usai operasi, ibu negara harus menjalani diet. Sebab orang yang menjalani operasi kandung empedu wajib mengonsumsi makanan rendah lemak selama dua minggu.

Laporan Warga Bongkar Praktik Aborsi Cilacap Semua pelaku sudah ditangkap. Sekarang sedang dalam proses penyidikan.

Cilacap digegerkan dengan temuan sedikitnya 15 potongan tulang bayi hasil aborsi di sebuah rumah mewah yang membuka praktik dokter. RD, dokter yang diduga menjadi pelaku utama itu memang spesialis kandungan yang berpraktik di rumahnya, Jalan Gatot Subroto, Cilacap.

"Tersangka itu memang dokter spesialis kandungan. Saya baru di sini, sepertinya dokter itu sudah lama membuka praktik. Awalnya, dia memang sudah membuka praktik dokter," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Cilacap,



Polisi sudah menetapkan enam tersangka dalam kasus aborsi oleh dokter yang sudah menerima 500 pasien dari Januari sampai Maret 2012 ini. Selain dokter RD, lima tersangka lainnya berinisial DW, HR, SM, AK, dan Nr. Semua tersangka termasuk dokter RD sudah dalam status tahanan kepolisian.

Awal mula terbongkarnya praktik aborsi dokter yang juga mantan ayah tiri artis Vicky Shu ini dari laporan masyarakat. Polisi lalu menelusuri kebenaran laporan itu.

"Ada remaja-remaja yang keluar dari tempat praktik dia. Mereka kami bawa ke Rumah Sakit, ternyata benar mereka telah melakukan aborsi," kata Siti lagi. "Semua pelaku sudah ditangkap. Sekarang sedang dalam proses penyidikan."

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang sungguh mengejutkan. Hasil temuan polisi selama dua hari menggeledah lokasi kejadian itu yakni 14 potongan organ tubuh, 1 botol potongan tangan, 1 botol tulang belakang, dan 1 lagi sisa kuretase.
pagi ini di lokasi kejadian, garis polisi masih membentang. Dari temuan polisi, sisa-sisa janin akibat aborsi itu dibuang di septic tank atau tempat pembuangan kotoran manusia. (umi)


Lokasi Aborsi Cilacap